
Latma Crocodile Response merupakan latihan bersama tiga negara antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), the Australian Defence Force (ADF), dan the United States Marine Corps (USMC). Latihan ini berfokus kepada Penanggulangan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan (Humanitarian Assistance and Disaster Response).
Dalam kesempatan tersebut, Pusziad diwakili oleh Mayor Czi Adiasa Wismawan, S.S., M.A. (Staf Sdirbindiklat Pusziad) selaku engineering planer. Dimana satuan Zeni TNI AD akan terlibat dalam kegiatan penyelidikan jembatan, dan perencanaan bangunan konstruksi darurat. Kegiatan Latma CR23 juga melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan SAR Nasional (Basarnas) selaku salah satu stake holder dalam penanggulangan bencana di Indonesia.
Latma CR23 merupakan kedua kalinya Zeni TNI AD terlibat sebagai penyelenggara dan peserta. Diharapkan melalui Latma CR23, personel Zeni TNI AD akan memahami struktur dan prosedur komunikasi organisasi internasional, dan kerjasama sipil-militer dalam operasi penanggulangan bencana. Selain itu juga kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan profesionalitas prajurit Zeni TNI AD serta menjalin kerjasama antar Indonesia-Australia-Amerika Serikat dimasa yang akan datang.