
(Kemenkes RI), Lakespra, PT Asahimas Chemical dan PMI daerah Cilegon pada hari Sabtu (26/11/2022).
Simulasi ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang kesehatan. Dengan demikian, pemerintah dapat mengenali berbagai macam ancaman dan risiko, serta mengelola informasi peringatan dini dan memahami rambu peringatan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi kepanikan dan ketergesaan saat evakuasi yang dapat menimbulkan korban dan kerugian lebih banyak.
Dalam sambutannya Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan tiga bencana yang ditakutkannya terjadi di Cilegon, yakni bencana alam, bencana industri, dan bencana yang mengakibatkan keduanya. Oleh karena itu, kesiapsiagaan bencana penting untuk dilakukan sebagai langkah antisipasi
Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, simulasi tersebut merupakan persiapan uji rencana kontinjensi. “Ketepatan dan keefektifan Rencana Kontinjensi Kedaruratan Kesehatan hanya dapat diketahui dengan pengujian, baik dalam table top exercise maupun simulasi lapangan,” ujar Maxi.