
Kepala Komando Rumah Yonzipur 17/AD Kodam VI Mulawarman, Kapten CZI Muhammad Angga Kusuma mengatakan, potensi ancaman nubika, khususnya biologi dan kimia memang harus diwaspadai. Apalagi, perpindahan IKN dipastikan akan diikuti perpindahan manusia dalam jumlah yang besar.
“Apalagi pandemi saat ini belum usai, dengan banyaknya manusia yang masuk ke Kaltim tentu potensi ancaman biologi dan kimia harus diwaspadai,” kata Kapten CZI Angga di sela latihan rutin Pleton Nubika Yonzipur 17/AD Kodam VI Mulawarman, Selasa (25/10) siang.

Selain perpindahan manusia dalam jumlah besar, Angga menyebut potensi ancaman biologi dan kimia juga dapat muncul lantaran banyaknya industri kimia dan pengolahan di Balikpapan maupun Kaltim.
Seperti yang dilakukan pada latihan, personel Pleton Nubika disimulasikan sedang menangani ancaman kebocoran gas di salah satu perusahaan. Dengan sigap, personel langsung menyelamatkan korban dan mensterilkan lokasi sesuai dengan prosedur standar yang sudah disusun. “Insiden seperti ini butuh penanganan khusus, jadi personel juga harus dilengkapi dengan APD khusus. Mereka juga wajib dalam kondisi steril sebelum dan sesudah melakukan operasi pengendalian,” jelas dia.
Selama tiga hari latihan, personel Yonzipur 17/AD dipantau langsung oleh Kasub Jihandak Nubika Pusziad, Kasi Nubika Pusziad dan Kompi Nubika Pusziad.